hidup di dunia udah jadi sebuah kenikmatan yang secara sdara atau ga sadar, kita ga mau ngelepasinnya. karena kita udah menganggap dunia ini milik kita.
padahal sebenernya dunia hanya sebuah tempat perlombaan.
dalam lomba kita dinilai tentang keimanan, baik buruknya akhlak kita, kerjasama, kesabaran, kemandirian, tanggung jawab, kedewasaan, kekuatan mental dan lainnya.
dalam lomba, panitia memberikan sebuah soal yang harus diselesaikan secara berkelompok maupun perorangan.
dan kalau kita bisa melewati persoalan itu dengan kekuatan akhlak kita, maka kita akan mendapat point yaitu pahala.
sedangkan kalau kita ngelewatin permasalahn itu dengan gegabah, ngga sabar, marah, bahkan sampai ngejelek jelekin kelompok lain atau peserta lain, maka kita bakal dapet nilai minus yaitu dosa.
lalu point plus dan minus di catat oleh panitia yaitu rakib dan atid lalu di akhir setelah perlombaan selesai semua point plus dan minus kita dihitung.
point itulah yang nentuin tinggal dimana kita selanjutnya, entah surga atau neraka.
INI ADALAH SEBUAH ACARA AKBAR!
hebatnya perlombaan hidup benar benar menghipnotis para peserta untuk lupa bahwa suatu saat perlombaan ini akan berahir.
benar benar berahir dan selanjutnya kita akan beristirahat dari perlombaan kita, yaitu di kehidupan abadi kita di akhirat.
dan saya, saya ingin menjalankan perlombaan ini dengan rapi.
saya akan membiarkan Yang Maha Kuasa Ketua Pelenggara melakukan apa yang sepatutnya terjadi pada saya.
Dia membuat saya ada, maka Dia yang membuat saya tidak ada.
Dia yang membuat saya berperasaan, maka saya minta agar Dia selalu menjaga perasaan saya selalu terkontrol dan istiqomah
sedikit nepotisme, saya sering meminta Dia untuk memenangkan saya di prlombaan ini
sekalian biar saya bisa deket sama Ketua Penyelenggara :D
ya, saya harus menang!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar